Rabu, 14 Maret 2012

Review Magna Carta


Fitri Aryati/24666
Review Magna Carta
Magna Carta atau Piagam Agung adalah sebuah piagam terkenal yang merupakan titik penting dalam perjuangan menegakkan Hak Asasi Manusia. Magna Carta menjadi sebuah sejarah penting karena piagam mampu menghilangkan kesewenang-wenangan raja John yang saat itu berkuasa di Inggris. Piagam ini pada intinya mengatur agar raja dan kaum bangsawan agar tidak menggunakan kekuasaan yang dimilikinyan dengan sewenang-wenang. Saat itu masyarakat Inggris memang diperintah oleh Raja John yang dengan semena-mena memerintahkan kenaikan pajak pada tuan tanah untuk menutupi kerugian perang yang dideritanya[1].
Pemilik tanah tentu saja merasa keberatan dengan kebijakan baru tersebut, ditambah dengan perlakuan seenaknya para bangsawan terhadap warga Inggris. Para bangsawan dan raja terutama seakan memiliki kekebalan terhadap hukum yang ada, sehingga mereka dapat berbuat seenaknya kepada warga biasa. Budaya patronialisme masih terasa pada pemerintahan Inggris yang monarki, hal ini disebabkan oleh penguasa yang masih menganggap bahwa warga masyarakat ialah bagian dari aset negara yang dapat ia perlakukan sekehendak hatinya.
Pembuatan Magna Carta awalnya hanyalah untuk memberikan kesetaraan perlakuan hukum pada raja, bangsawan, dan masyarakat bebas. Semua warga memiliki hak dan kewajiban yang sama dalm hukum yang berlaku. Sehingga tidak ada lagi perlakuan sewenang-wenang para bangsawan yang akan lolos dari jeratan hukum.
Piagam ini mengingatkan kita akan pentingnya hak-hak untuk mendapatkan perlakuan hukum yang setara dengan orang lain dan hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil oleh pemimpin negara. Bahwa sesungguhnya kesadaran atas pentingnya hak asasi manusia untuk ditegakkan sudah mulai ada sejak zaman dahulu. Hal yang diperjuangkan atau disebutkan di Magna Carta mencakup banyak hal, seperti pengurangan pajak tanah, kebebasan gereja di Inggris, dan yang paling penting pelarangan penahanan seseorang tanpa peradilan yang jelas terlebih dahulu[2].



[1] The Source of Trouble (online). <http://www.awesomestories.com/history/magna-carta/the-source-of-trouble>, 8 Maret 2012
[2] ibid

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar