Kamis, 15 Maret 2012

Review Piagam HAM Delaration of Independence


Review Piagam HAM: The Declaration of Independence of the United States

Kemerdekaan yang dicapai oleh rakyat Amerika Serikat dimulai oleh penentangan mereka terhadap kesewenang-wenangan pemerintah Inggris yang mengakibatkan penderitaan para negara koloni di awal abad 18. Pada akhir abad ke 17, peperangan besar antara Inggris dan Perancis mengakibatkan Kerajaan Inggris mengalami kekosongan kas walaupun mereka memnangkan peperangan karena biaya perang yang cukup besar. Untuk segera mengembalikan keadaan kas, Inggris yang mendominasi negara koloni di Amerika mulai menarik pajak dari negara-negara koloninya. Berbagai jenis pajak dibuatkan undang-undang oleh Inggris untuk menarik pajak sebanyak-banyaknya. Para penduduk di negara koloni merasa tertekan dan mulai memberontak. Protes keras mereka yang paling terkenal yaitu “Boston Tea Party”.  

John Locke (1632-1704), menjadi figure yang mengilhami nilai-nilai perjuang para rakyat  koloni dengan nilai-nilai alam yang dirumuskannya yaitu life, liberty, and prosperity (hak hidup, hak kebebasan, dan hak milik). Nilai alam tersebut dapat dilihat pula dalam paragraf pembukaan Declaration of Independence yang berbunyi:

“We hold these truths to be self-evident, that all men are created equal, that they are endowed by their Creator with certain unalienable Rights, that among these are Life, Liberty and the pursuit of Happiness.”

Alinea tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya semua manusia diciptakan dengan derajat yang sama, diberkati oleh Penciptanya dengan beberapa hak asasi yang tidak dapat diganggu gugat, bahwa diantara hak-hak asasi itu ialah hak untuk hidup, hak untuk merdeka, dan hak mencari kebahagiaan.

Deklarasi kemerdekaan Amerika ini ditandatangani oleh 13 negara koloni yaitu New York, New Hampshire, Massachusetts, Rhode Island, Connecticut, New Jersey, Pennsylvania, Maryland, Virginia, North Carolina, Delaware, South Carolina, dan Georgia.

Declaration of Independence menjadi bentuk konkrit dari salah satu piagam HAM pada era awal revolusi HAM. Revolusi HAM yang melahirkan Amerika Serikat ini juga menginspirasi revolusi yang terjadi di Perancis pada tahun 1789 sehingga pesan kebebasan dan persamaan hak setiap manusia menjadi pesan universal dan akhirnya mampu membawa manusia di dunia untuk mulai menghargai hak-hak yang mendasar bagi manusia.

Mulida Mutiara N.A.
(11/317753/SP/24646)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar