Kamis, 26 April 2012


Pradana Rizky Desnurim
11/317972/SP/24854
Review Special Court for Sierra Leone
            Special Court for Sierra Leone adalah pengadilan khusus atas kejahatan kemanusiaan yang telah terjadi di Sierra Leone. Pada tahun 1991 telah terjadi perang saudara yang berlangsung selama dua belas tahun. Penyebab pecahnya perang  ini karena ditemukannya tambang berlian yang memiliki kuantitas yang cukup besar sehingga menimbulkan usaha dari berbagai pihak untuk memonopoli pertambangan itu. Terdapat dua kubu yang terus berseteru dalam perang ini. Kubu dari pemerintahan dan kubu yang bernama Revolutionary United Front. Salah satu tujuan dari RUF adalh untuk menggulingkan presiden Liberia pada masa itu. Selama perang ini berlangsung banyak terjadi pelanggaran HAM berat yang menarik perhatian dunia. Beberapa pelanggaran Ham berat yang terjadi di Sierra Leone adalah tindakan Genosidia, perbudaka, penculikan, hingga tindakan mutilasi.
            Keadaan yang semakin tidak terkendali ini membuat PBB melakukan tindakan untuk meredam konflik yang terjadi di Sierra Leone. PBB mengirimkan pasukan perdamaiannya dengan tujuan utama untuk mengamankan anggota RUF. Setelah mengirimkan pasukan keamanannya ini PBB kemudian membentuk Special Court for Sierra Leone. Beberapa  kendala yang muncul dalam pembentukan Special Court for Sierra Leone adalah adanya kesulitan dalam pendanaan Special Court.
Special Court for Sierra Leone ini mampu menemukan dan mengadili berbagai pihak yang terbukti terlibat dalam kejahatan kemanusiaan di Sierra Leone. 3 Pemimpin RUF dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman terkait dengan tindakan Kejahatan Kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab mereka. Hal yang mengejutkan adalah ternyata Presiden Liberia pada masa itu yang bernama Charles Taylor dinyatakan bersalah atas beberapa dakwaan yang diantaranya adalaha tindakan teror, pembunuhan, pemerkosaan, dan memerintahkan anak-anak untuk menjadi tentara[1].
Special Court for Sierra Leone memang mampu mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam insiden di Sierra Leone. Namun beberapa respon kecewa muncul dari para korban perang Sierra Leone. Mereka yakini masih ada banyak pihak yang bertanggung jawab dalam perang tersebut.
Menurut saya, Special Court for Sierra leone ini merupakan suatu langkah tepat yang diambil oleh PBB. Meskipun banyak suara kekecewaan yang muncul terhadap hasil dari persidangan tersebut. Hal ini patut kita apresiasi karena ini merupakan langkah nyata yang diambil oleh PBB sebagai salah satu usaha untuk menyelesaikan konflik di Sierra Leone.


[1]Charles Taylor dinyatakan bersalah dalam kekerasan di Sierra Leone”. 24 April 2012.  http://news.detik.com/read/2012/04/26/191228/1902737/934/charles-taylor-dinyatakan-bersalah-dalam-kekerasan-di-sierra-leone?881101934 Diakses pada 25 April 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar