Kamis, 26 April 2012

STL (Special Tribunal for Lebanon)


Heru Setyana 11/317849/SP/24736

STL (Special Tribunal for Lebanon) terletak di Leidschendam, Belanda adalah pengadilan internasional untuk penuntutan dibawah hukum Lebanon bagi mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan dari perdana menteri Raffic Hariri pada 14 Februari 2005 dan juga berkaitan dengan serangan serangan lain yang terjadi di Lebanon (antara 1 Oktober dan 12 Desember 2005) bila terbukti berkaitan dengan pembunuhan Raffic Hariri.
            Raffic Hariri terbunuh oleh ledakan bom setara 1000kg TNT saat iring – iringannya lewat, dekat hotel the St George, Beirut yang juga menewaskan 23 orang, Ledakan ini sangat kuat hingga meninggalkan lubang selebar 10 meter dan dengan kedalaman 2 meter.[1]
Pengadilan ini dibentuk berdasar kesepakatan antara PBB dan Pemerintah Lebanon berdasar resolusi DK PBB nomor 1664 (2006) 29 Maret 2006. DK PBB bertindak sesuai  Chapter VII dari Charter of the United Nations, Resolusi 1757 (2007) [2]. Sebelum STL dibentuk PBB telah mengadakan penyelidikan kasus kematian Hariri melalui United Nations International Independent Investigation Commission (UNIIIC). Struktur dari STL terdiri dari empat departemen terpisah, yaitu Chambers, Registry, Office of The Prosecutor, dan Defence Office. Tahun pertama budget STL sebesar $51.4 juta, pada 2010 $55.4 juta dan tahun ketiga sebesar $65.7 juta.
STL sendiri sangat spesial, karena bahkan PBB tidak membentuk Special Tribunal bagi Amerika Serikat mengenai kasus John F Kennedy, pembunuhan Anwar Sadat di Mesir, ataupun Benazir Bhutto dari Pakistan. Lebanon memang mempunyai hubungan dekat dengan PBB sebagai salah satu anggota pendirinya. Pemerintah Lebanon meminta asistensi dari PBB untuk melakukan penyelidikan akan pemboman yang berlangsung sejak Oktober 2004, yang menargetkan pemimpin Lebanon. Lebanon meminta pada PBB unuk membuat semacam pengadilan  yang didedikasikan untuk “International Character”.[3]
Walaupun pada parlemen Lebanon tidak terjadi kesepakatan untuk meratifikasi Kesepakatan pembentukan Pengadilan khusus, namun parlemen Lebanon menandatangani petisi untuk pembentukan Pengadilan Khusus tersebut yang kemudian diteruskan ke Sekjen PBB dan pada 30 mei 2007, DK PBB meloloskan resolusi 1757, yang menuju pembentukan STL.
            Setelah peristiwa kematian Raffic Hariri grup politik terbagi menjadi dua, Aliansi 8 Maret (Pro Syria ), dan 14 Maret (Anti Syria) Akibat dari penyelidikan ini, ada empat jenderal Syria yang diduga menjadi pelaku, namun keempatnya bebas karena kurangnya bukti, kemudian tuduhan mengarah ke anggota senior Hizbullah, dan tentu ini dibantah oleh Hizbullah sendiri, Hizbullah menuduh adanya konspirasi Israel dibalik semua itu.
Lebanon adalah negara yang memang majemuk, telah terbagi-bagi sejak pasca penjajahan antara Kristen, Sunni, dan Syiah,  menjadi lebih terpecah setelah muncul terbuhuhnya Raffic Hariri, STL oleh sebagian pihak dituduh sebagai salah satu alat PBB yang digunakan untuk menjatuhkan salah satu kelompok di Lebanon mereka menuduh sikap objektif dari lembaga ini. Sampai saat ini STL telah berjalan kurang lebih 3 tahun, dan belum terlihat hasil yang jelas, walaupun tujuan dari STL ini sangat spesifik, yaitu mengadili orang – orang yang bertanggung jawab atas kematian Raffic Hariri, namun dapat kita nilai bahwa hal tersebut itu dapat membawa kita pada kenyataan apa yang sebenarnya terjadi di Lebanon. 




[1] Timeline of events <http://www.stl-tsl.org/en/about-the-stl/timeline-of-events> diakses pada 26 april 2012 pukul 10:38
[2] Special Tribunal for Lebanon, <http://en.wikipedia.org/wiki/Special_Tribunal_for_Lebanon> diakses pada 21 April 2012 pukul 13:41 
[3] Who created Tribunal <http://www.stl-tsl.org/en/ask-the-tribunal> diakses pada 26 April 2012 pukul 5:13 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar